SELAMAT DATANG

Senin, 15 Oktober 2012

Warm in java 3 (Back to Blitar)

sesampai dirumah sudah agak malam, kami pun  mandi dan dijamu makan setelah nya, kami ada niatan untuk langsung pulang malam itu juga tapi teman kami dan keluarga tidak mengijinkan jadi kami pun melanjutkan perjalanan besoknya,
hari agak malam datang teman kami satu lagi main ke rumah tempat kami menginap kami berkenalan dan mongobol2 ternyata teman kami itu pernah tinggal di bekerja di lampung selama 6bulan dan daerah tempat dia bekerja satu derah dengan saya,


teman saya menawarkan mau berkeliling2 kota blitar ngak?, kami bilang agak malam lagi dikit, karena raut wajah  yg terlihat agak kecapean kami menyarankan dia untuk beristirahat sebentar kalau cape nanti kami bangunkan kalu kami mau keluar, dia pun tidur diluan dan kami tetap melanjutkan obrolan kami menikmati hangat nya kopi. Melihat, mengkopi foto2 kami di komputer, dan karena suasana yang sudah terlalu malam dan kami akan pulang esok hari kami mengurungkan niat untuk keluar malam itu...

Esok nya pagi pagi sekali dia bangun dan membangunkan kami lalu bertanya. “eh semalem kok nga bangunin, si? Pada jadi keluar ga”.  Saya jawab”iya jadi” dengan nada kecewa karena ga diajak dia ngomaong”yah kok ga bangunin sii”  sya bilang”ya ga enak kamu semalem tidur nya nyenyak banget jadi ga tega mau bangunin”, “yah”. Karena penasaran dia tanya lagi sama teman saya kalo sebernya sealem jadi keluar ga, temen saya tertawa dan bilang ”bo’ong rio itu, ga jadi kok semalem” :D

Selesai sarapan kami berkumpul di ruang tamu bersama keluarga di sela2 obrolan kami diajak berkeliling kota blitar sebelum pulang, kata kawan saya “mumpung di blitar, jangan ngaku anak bangsa kalo belum berkunjung ke makam bapak bangsa,hehe”
Ya sudah mumpung ada kesempatan dan waktu jadi kami berkunjung. Sebelum kami berkeliling kami berpamitan sama ibu nya teman kami karena mw rewang di rumah tetangga nya.

Lalu kami berangkat Tapi sebelum nya kami konfirmasi tiket kereta yang memang kami rencana mau pulang naik kereta tapi (lagi) karena waktu musim liburan makanya tiket nya sudah habis, lalu kami memutuskan untuk naik bis saja…

awal nya ke rumah bekas rumah pengasingan bung karno tapi karena masih pagi jadi masih tutup kami langsung menuju makam dan museum nya langsung,

Modern, itu yang terlihat ketika berkunjung disana dari pintu masuk disebelah kiri museum dan kanan nya perpustakaan bung karno, dan di belakang nya terdapat tiang2 yang masing masing tiang mempunyai pucuk berbeda dan punya arti masing2. 





Setelah berfoto2 di depan halaman dan patung bung karno kami masuk ke museum yang di sebelah kiri, setelah mengisi buku tamu di pintu masuk ada lukisan bungkarno yang terkenal dan fenomenal yang menurut erita orang2 foto itu bisa bergerak kalau kita perhatikan mata nya dari sebelah samping lukisan,


teman saya sempat membuktikan dan bilang”eh iya tau lukisan nya goyang” karena penasaran saya ikut coba dan memang kalau kita lihat dari samping lukisan itu yang tampak terlihat hanya ,mata nya saja, dan benar lukisan itu bergerak tapi karena penasaran saya lihat lukisan itu dari belakang ga tau nya lukisan itu bergerak karena hembusan angin, saya bilang”eh ini mah gerak karena ketiup angin kali”, dan kawan saya itu tertawa :D 


dan kami agak masuk lagi kedalam, terlihat banyak barang2 peninggalan bung karno serta lukisan2 yang terpampang di dalam.


Setelah selesai keliling kami melanjutkan kesisi belakang dan berfoto di dinding yang ada peta  indonesia nya,


 setelah berhenti cukup lama baru kami berjalan menuju ke makam bung karno.
Kebetulan Banyak sekali orang yang  jiarah waktu itu karena posisinya memang waktu nya weekend, 




kemudian kami memutus kan untuk  melanjutkan  perjalanan kami keluar lewat sisi samping makam  ternyata pintu keluar memang sudah disediakan di sisi beakang makam  jadi pintu keluar nya berbeda dngan pintu tempat kami masuk,kami keluar dengan menyelusuri lorong yang banyak penual sovenir2 dan akhirnya membeli beberapa cindera mata untuk oleh2, ternyata pihak pengelola nya cukup pintar membuat agar para pedagang nya ga semrawut dan tukang becak nya di taruh di tempat yang sudah disediakan 




Memang agak jauh kami jalan berputar dari sisi tempat kami parkir kendaraan sebelum nya tempat kami pertama kali tiba, disisi samping kami melewati replika gong 


perdamaian yang cukup besar, terdapat bendera2 dari seluruh negara yang tertempel di badan gong perdamaian, setelah  selesai mengabadikan gambar kami melanjutkan perjalanan ke tempat kami parkir kendaraan,


Sebelum kembali ke rumah kami diajak untuk mampir belanja pakaian khas blitar setelah memilih beberapa pakaian kami lalu melanjut kan perjalanan untuk kembali pulang, karena karena arus lalu lintas mobil yang cukup ramai dua teman kami terpisah dari kami ,dan mereka langsung  menuju  rumah sedangkan  kami tetap lanjut membeli oleh2  makanan di toko pusat oleh2 khas blitar,dia wktu itu agak kebingungan  bwt beli oleh2 karena banyak banget pilihan oleh2nya dan minta saran buat oleh2 yang bakalan di beli dan setelah semuanya selesai kemudian pulang menuju rumah..

Sampai dirumah nampak nya oleh2 nya belum cukup juga :D  jadi masi beli 1 lagi khas blitar, yup bener pecel blitar, dia beli cukup banyak sekitar 1kg :”).hari sudah agak siang ketika kami tiba di rumah setelah itu kami disuguhi makan siang yang rasa kekeluargaan nya kentel banget,



Tidak ada komentar:

Posting Komentar